).
Nah, sementara kaum remajanya juga tak kalah heboh dengan selalu
mengupdate informasi rating film korea terbaru yang menggunakan media
internet. Bahkan yang lucunya lagi nih, pernah saya temui seseorang yang
tengah menyeberang jalan,eh malah sempat-sempatnya update status d
facebook. Wkwkw..
ini menunjukkan bahwa internet bukanlah media
informasi dan komunikasi yang tabu untuk dikonsumsi, karena semua
kalangan dapat menggunakannya. thats right? Jadi tak berlebihan dunk
kalo saya mengatakan butuh beribu huruf untuk membahas masalah
“internet”.
Internet berasal dari kata Interconnection Networking yang mempunyai
arti hubungan komputer dengan berbagai tipe yang membentuk sistem
jaringan yang mencakup seluruh dunia (jaringan komputer global) dengan
melalui jalur telekomunikasi seperti telepon, radio link, satelit,dkk.
Dengan berfasilitaskan : web, e-mail, newsgroup, FTP.
Jelaslah sudah sejauh mata membaca, sejauh hati memaknai maka berdasarkan eksistensi dari internet tadi seharusnya internet lebih identik memberikan arah positif. Tapi lagi-lagi dua asumsi yang berlawanan kembali muncul. Ada yang menggunakan media internet dengan itikad yang baik sehingga wajar saya katakan bahwa mereka dalam posisi menggunakan internet dengan cara yang SEHAT yang memberikan asupan positif. Sementara asumsi kedua, karena setan tak pernah lelah menggoda umat nabi MUHAMMAD SAW untuk mengajak kearah yang berlawanan yaitu NEGATIF maka lahir lah manusia-manusia yang tak berdaya dengan ajakan setan. Alhasil mereka akan mengkonsumsi segala sesuatu dari internet yang bertentangan dengan norma agama dan susila. Tapi dalam hal ini sesuatu yang berbau sehat itu lebih asyik dibahas ketimbang yang sakit..hihi...
Jelaslah sudah sejauh mata membaca, sejauh hati memaknai maka berdasarkan eksistensi dari internet tadi seharusnya internet lebih identik memberikan arah positif. Tapi lagi-lagi dua asumsi yang berlawanan kembali muncul. Ada yang menggunakan media internet dengan itikad yang baik sehingga wajar saya katakan bahwa mereka dalam posisi menggunakan internet dengan cara yang SEHAT yang memberikan asupan positif. Sementara asumsi kedua, karena setan tak pernah lelah menggoda umat nabi MUHAMMAD SAW untuk mengajak kearah yang berlawanan yaitu NEGATIF maka lahir lah manusia-manusia yang tak berdaya dengan ajakan setan. Alhasil mereka akan mengkonsumsi segala sesuatu dari internet yang bertentangan dengan norma agama dan susila. Tapi dalam hal ini sesuatu yang berbau sehat itu lebih asyik dibahas ketimbang yang sakit..hihi...

Dewasa ini, berbicara internet sehat
bukan hanya mengarah segala sesuatu yang berbau pornografi dan
pornoaksi. Karena perkara itu makin diperminim dengan upaya-upaya
menteri infokom Tiffatul Simbiring, beliau mengatakan : “kita akan
menutup situs-situs yang berbau pornografi”. Nah sehingga timbullah
perkara lainnya yang gak kalah sakit dengan hal-hal yang berbau
pornografi dan pornoaksi tersebut. Yaitu permasalahan penggunaan
JEJARING SOSIAL yang makin menjamur di negara kita INDONESIA yang
ngetrend disemua kalangan. Betapa tidak? Ntah kita harus bangga atau
tidak dengan
predikat
3 besar yang kita sandang sebagai negara pengguna situs jejaring sosial
yaitu FACEBOOK, yang jelas persentase terbesarnya adalah penggunaan
secara tidak sehat yang hanya sekadar menghabiskan waktu buat yang kagak
jelas bahkan tak sedikit timbul malapetaka darinya.

Berikut adalah data kongkret tentang penggunaan media internet yang mencakup kegunaan dan kerugiannya:
• Tahun 2006: ada 4.2 juta situs porno (12% situs di Internet); 420 juta halaman.
• Pengguna facebook di indonesia mencapai 35,48 jt orang (no 2 didunia)
• Tahun 2006: Penghasilan US$ 13.3 milyard di US; US$97 milyard di seluruh dunia.
•
Setiap detik, $3,075.64 masuk ke pornografi, 28,258 Internet viewers
melihat pornografi, 372 Internet users mencari situs dewasa, dan setiap
39 menit sebuah video porno dibuat di US. (Internet Filter Review,
2006).
• 79% dari anak
muda melihat pornografi yang terjadi dirumah-rumah di US (Online
Victimization of Youth: Five Years Later, 2006).
•
9 dari 10 anak berumur 8 - 16 sudah melihat pornografi di Internet,
umumnya secara tidak sengaja (London School of Economics January 2002).
• Tahun 2003: Internet adalah faktor utama dalam 2 dari 3 perceraian di Amerika.
• 2 dari 5 penculikan anak umur 15-17 tahun terjadi karena hubungan di Internet (San Diego Police Dept.).
Mungkin sedikit ekstrim didengar atas penjabaran data diatas yang
terkait dampak positif, namun tak kalah juga dengan dampak negatifnya.
Perlu sobat ketahui, internet sehat
bukan hanya perkara “memposisikan diri senyaman dan serileks mungkin
didepan komputer, laptop dan hp yang membuat kita tetap sehat dan
produktif selama menggunakan layanan internet”. Tapi terlebih pada apa
hal-hal spesifik yang sering kita abaikan namun berakibat fatal.
Sedikit menggelitik dibenak saya, setiap menyebutkan kata “internet sehat”
maka pikiran saya terkontaminasi dengan kata “ makanan sehat”
. Yang
mana dalam hal ini lebih dititik beratkan kepada sistem pengamanan user
dalam meminimalisir kemungkinan hal-hal negatif terjadi. dalam perumusan
Upaya mensosialisasikan internet sehat
sekaligus pengendaliannya, saya memiliki cara tersendiri agar mudah
direalisasikan. Lagi –lagi terinspirasi dari pola makanan sehat
ni..hehe... jika pola makanan sehat pake rumus 4 sehat 5 sempurna, begitu juga dengan saya yang tak kalah pede merumuskan rumus untuk internet sehat yaitu : 7M+P
. Yang
mana dalam hal ini lebih dititik beratkan kepada sistem pengamanan user
dalam meminimalisir kemungkinan hal-hal negatif terjadi. dalam perumusan
Upaya mensosialisasikan internet sehat
sekaligus pengendaliannya, saya memiliki cara tersendiri agar mudah
direalisasikan. Lagi –lagi terinspirasi dari pola makanan sehat
ni..hehe... jika pola makanan sehat pake rumus 4 sehat 5 sempurna, begitu juga dengan saya yang tak kalah pede merumuskan rumus untuk internet sehat yaitu : 7M+P- Menghindari pemberian password pada siapapun. Baik itu email dan jejaring sosial. Hal ini untuk menghindari manipulasi yang berakibat buruk ke anda.
- Menyeleksi orang-orang yang pantas untuk dijadikan teman dalam jejaring sosial.
- Membatasi pemasangan foto atau video di internet. Dan pastikan tidak akan merugikan diri sendiri dan orang lain. Namanya juga masih maya, jadi sisa kan sedikit kecurigaan anda pada orang-orang yang baru dikenal didunia maya. Terkecuali dalam hal bisnis yang sudah sama-sama saling membangun kredibilitas.
- Menspesialisasikan alamat email menurut kepentingan anda. Jadi yang untuk bisnis dibedakan dengan yang pribadi. Hal ini untuk menghindari distorsin (kesenjangan) yang akan mambuat anda susah menempatkan atau mengingat sesuatu yang seharusnya pada tempatnya ^_^
- Mengontrol diri agar tidak terlalu mudah membuka atau merespon balasan e-mail dari pengirim yang tidak anda kenal. Dan jangan coba-coba membuka alamat link yang diberikannya. So kudu’ sabar friend.......
- Memasang dan mengaktifkan aplikasi pencegah konten yang tidak di kehendaki (antivirus, anti spyware, anti spam, anti adware, dan lain lain) di komputer anda.
- Memasang dan mengaktifkan aplikasi parental control di komputer. Aplikasi Ini bisa didapatkan secara gratis dan dapat membatasi serta mengawasi pengguna internet oleh kerabat anda yang butuh pengawasan.
- Pengarahan dan pengawasan anak, murid, kerabat lainnya tidak dapat digantikan dengan software apapun. Meskipun tingkat kejituannya harus dibandingkan dengan software anti virus nomor satu didunia “kaspersky” sekalipun...
Itulah sedikit jabaran mengenai internet sehat. So harus kita ingat
kembali, bahwa internet sehat laksana makanan 4 sehat 5 sempurna
yang mana pengibaratannya : MAKANAN 4 SEHAT= internet yang berisikan
sesuatu yang memberikan manfaat yang baik, sementara 5 SEMPURNA= agama.
Mengapa mesti agama? Karena agama adalah barometer kehidupan kita. Nah,
Bukankah segala sesuatu yang berbau sehat itu lebih disenangi semua
orang. Bahkan ALLAH lebih mencintai muslim yang sehat dan kuat ketimbang
yang lemah. Begitu juga media internet yang sejatinya mampu memberikan
kita feedback yang bisa membuat kita sehat fisik memalalui ilmu yang
didapat dari tiap-tiap blog, dan sehat rohani bagi yang menggunakannya
di jalan yang benar. konon lagi di jalan dakwah. kita juga sering
mendengar selogan Yunani (latin) yang terkenal “men sana in corpore
sano” artinya: didalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang sehat. Sama
halnya juga dengan internet“ dalam Internet yang sehat, tersirat
manfaat”. Tapi saya tak pandai melatinkannya.hehe...maklum mendadak
filosofis nih ^_^ .

Mari
kita sosialisasikan internet secara sehat! mulai dari sekarang, mulai
dari diri sendiri, keluarga,sahabat dan khalayak ramai.. agar kita
sama-sama merasakan sensasi internet sehat



